PT MS Terapkan Sistem Borongan ke Supir Angkutan

Selasa,06 November 2012 | 20:35:19
PT MS Terapkan Sistem Borongan ke Supir Angkutan
Ket Foto :
RENGAT - Manajeman PT Multi Struktur (PT MS) memberlakukan kerja sistem borongan kepada para supir angkutan yang membawa bahan material pembuat aspal jalan dengan jarak 68 KM. Kontraktor perbaikan dan pembangunan jalan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ini memberikan gaji pokok pada supir sebesar Rp750 ribu per bulan.

Seat Manajer Lapangan PT MS, Hamzah mengatakan, setiap jarak tempuh yang dilewati supir pengangkut material diberikan lagi upah Rp1.000 per Km dari beas camp jarak tempuh 68 Km Seberida-Lirik. Jadi tiap supir mendapatkan Rp68 ribu per trip.

“Jika supir lembur dari pukul 17.00 WIB maka akan diberikan Rp1.200 per Km untuk jarak tempuh 68 Km. Saat supir pengangkut material lembur melewati Pukul 17.00 WIB bonus jarak tempuh lebih besar lagi,” ujar Hamzah kepada wartawan, Selasa (6/11).

Dikatakan Hamzah, untuk setiap harinya tenaga kerja supir pengakut bahan material jalan juga diberikan uang makan Rp25.000 per hari. Selain itu juga diberikan puding serta snack. “Tenaga kerja PT MS juga diikut sertakan Jamsostek proyek dan jaminan kesehatan,” kata Hamzah.

Lebih jauh Hamzah menjelaskan, gaji pokok yang diberikan kepada supir itu berdasarkan kesepakatan antara pihak Manajeman PT MS dengan supir. Disepakati borongan saat memulai kerja.

“Semakin banyak trip mengangkut bahan material oleh tenaga kerja supir maka akan semakin besar gaji supir yang diterima setiap bulan. Bahkan bisa melebihi UMK atau UMR,” tutur Hamzah.

Hamzah menyebutkan, kerja borongan mengangkut material milik PT MS oleh supir yang bekerja pada PT MS, tidak dikeluhkan. Bahkan setiap supir saat menerima gaji akhir bulan selalu senang. “Tenaga kerja supir pengakut material untuk kerja jalan sosuai proyek yang dikerjakan PT MS tidak pernah mengeluh,” ungkapnya seperti dilansir metroriau.

Selanjutnya untuk supir yang berstatus karyawan tetap pada PT MS dibayarkan sesuai dengan standar gaji tenaga kerja. Namun untuk supir angkutan bahan material dengan sistem kerjanya borongan. “Ada kerja borongan dan ada juga kerja sesuai kontrak dan perjanjian kerja,” tutupnya. (tm02)
Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
Nama Lengkap:
Email:
Komentar Anda:
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
Rabu,26 November 2014 - 03:01:00 WIB

Sibuk dengan Jokowi, Rapat Penting DPRD Riau Ditunda

Rabu,26 November 2014 - 02:58:00 WIB

Indonesia Sulit Lolos Semifinal Piala AFF 2014

Rabu,26 November 2014 - 02:58:00 WIB

Dibantai Filipina 4-0, Ini Alasan Alfred Riedl

Rabu,26 November 2014 - 02:55:00 WIB

Kenali 7 Tanda Wanita Mabuk Kepayang pada Pria

Rabu,26 November 2014 - 02:20:00 WIB

Bupati Inhu H Yopi Arianto Mutasi 179 Kepala Sekolah

Selasa,25 November 2014 - 03:56:00 WIB

Pria Lebih Tergoda Wanita Bersepatu Hak Tinggi

Selasa,25 November 2014 - 03:53:00 WIB

Para Gubernur: Kami Siap Dihukum Mati Jika Korupsi

Selasa,25 November 2014 - 03:52:00 WIB

Mulai Hari Ini, Tarif Transmetro Naik Jadi Rp4000